Sejarah
Gua Pindul
merupakan satu dari rangkaian tujuh gua yang dialiri sungai bawah tanah di
daerah Bejiharjo. Gua ini memiliki panjang sekitar 300 m, lebar 5 m, jarak
permukaan air dengan atap gua 4 m, dan kedalaman air sekitar 5 m. Di salah satu
bagian Gua Pindul terdapat tempat yang cukup lebar sehingga terlihat seperti
kolam luas. Di bagian ini juga terdapat celah yang cukup lebar tempat sinar
matahari masuk. Anda yang ingin memasuki gua secara vertikal bisa masuk ke Gua
Pindul melewati celah ini. Tak jauh dari Gua Pindul terdapat Gua Gelatik (gua
kering), monumen peninggalan Jendral Sudirman, serta situs purbakala Sokoliman.
Konon, penamaan
Gua Pindul berasal dari kisah pengembaraan Joko Singlulung menelusuri hutan lebat, sungai, hingga gua
untuk mencari bapaknya. Saat sedang menyusuri 7 gua yang memiliki aliran sungai
di bawahnya, kepala Joko terbentur sebuah batu sesar yang ada di dalam gua.
Oleh karena itu, gua tempat Joko terbentur tersebut dinamai Gua Pindul.